Oleh Iwan Firmansyah

Setiap investor di pelaku pasar modal perlu memiliki rencana perdagangan atau trading plan yang baik. Keberadaan trading plan yang baik penting dan akan banyak membantu kita melakukan transaksi dengan sistematis, efisien dan rasional tanpa melibatkan emosi yang berlebih.Sama seperti bisnis lainnya yang menjalankan usahanya dengan berpedoman kepada rencana bisnis atau business plan agar dapat mencapai target, maka trading plan diperlukan agar menjadi trader yang sukses. Maka, mulailah membuat  trading plan dan laksanakan dengan disiplin. Apa saja yang dibutuhkan untuk membuat trading plan:

 

1.Tentukan saham yang akan dibidik, sesuaikan dengan kemampuan modal Anda.

Apakah akan bertransaksi di saham-saham blue chip (saham dengan bisnis yang sudah mapan dan mempunyai market value di atas Rp10 trilliun) atau di saham second liner yang mempunyai fundamental bagus. Sebisa mungkin menghindari saham ‘gorengan’. Jenis saham ini biasanya memiliki ciri-ciri berikut, kurang mempunyai fundamental yang bagus dan tidak memiliki volume perdagangan harian rata-rata, tetapi tiba-tiba mengalami peningkatan volume. Sayangi jantung anda.

2.Tentukan jangka waktu.

Pastikan Anda sebagai investor jangka panjang dengan jangka waktu 1-2 tahun atau trader jangka pendek. Jadi jangan menjadi investor terpaksa karena sahamnya nyangkut diatas genteng atau menjadi trader dadakan karena sahamnya naik 1-2 poin. Tentukan ini berdasarkan karakter Anda sendiri. Lebih suka yang panjang, atau yang pendek.

3.Pergunakan teknikal analisis dan money management

Tentukan kapan Anda masuk dan kapan Anda keluar? ikuti tren, hitung risk<reward, tentukan toleransi untuk cut loss agar modal Anda terlindungi. Pergunakan trailling stop untuk mengamankan modal Anda, masuk hanya jika harga sudah ada di level trading kita. Misalnya di area support atau titik breakout, masuk di saham yang rewardnya lebih besar dari risknya,jangan terbalik. Portofolio tidak lebih dari lima  jenis saham, karena terlalu banyak akan menyulitkan Anda untuk mengawasinya.

4.Membuat jurnal trading.

Catatlah dengan lengkap setiap transaksi yang Anda lakukan dengan memberi keterangan mengapa Anda melakukannya. Berikan catatan/komentar baik ketika Anda memperoleh keuntungan atau menderita kerugian. Dengan cara ini Anda bisa mengamati kemajuan Anda dalam bertransaksi dan mampu dengan cepat menemukan solusi atas kekurangan yang terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here